HalamanJudul dan Abstrak Pastikan bahwa judul tesis Anda diformat dengan garis terpanjang terlebih dahulu diikuti dengan garis yang semakin pendek (piramida terbalik). Kata-kata judul dan jeda baris judul harus sama persis pada dua halaman ini. Nama Anda juga harus sama persis. Apa itu piramida terbalik dalam SEO? PerbedaanData dan Informasi Beserta Contohnya. Reviewed by Sutiono S.Kom., M.Kom., M.T.I. Data, pasti sudah sangat akrab di telinga anda begitu pula dengan informasi, akan tetapi terkadang kita seringkali tumpang tindih dalam menyebutkan data dan juga informasi. Banyak hal yang seharusnya kita sebut sebagai data, malah kita sebut sebagai Dilihatdari karakter yang akan dicoba, hipotesis penelitian bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni (1) hipotesis berhubungan hubungan dan (2) hipotesis mengenai perbedaan. Hipotesis mengenai hubungan yakni hipotesis yang menerangkan mengenai saling hubungan antara dua variabel atau lebih, merujuk ke penelitian korelasional. CaraMembuat Sub judul Buku yang Memikat. Rasibook 5/14/2017 buku buku bernilai jual menerbitkan buku menulis. Rasibook. Jika ada seseorang yang tertarik dengan judul buku tertentu, biasanya dia akan melihat lebih dekat buku tersebut, melihat sub judulnya untuk mendapatkan informasi tentang buku tersebut sebelum memutuskan untuk membelinya. b) Sub Bagian atau Bab (chapter) (c) Sub Bab (d) Sub Sub Bab (e) Sub Sub Sub Bab. Sub bab tidak mutlak harus sampai seperti contoh di atas, tergantung pembahasan yang Anda buat dalam buku. Sub bab dapat kurang dari tiga sub bab, tetapi jika lebih dari tiga sub (sub sub sub bab) jarang ada buku yang menggunakannya. (f) Daftar Pustaka atau Referensi Olehkarena itu, Grameds perlu memahami cara membuat kerangka proposal yang benar. 1. Mencari topik. Tahap pertama ketika membuat kerangka proposal penelitian adalah mencari dan menentukan topik penelitian. Pada dasarnya, topik penelitian merupakan masalah yang perlu ditemukan solusinya. 2. Sejarahgame RPG sudah ada sejak dulu, yakni berdampingan dengan sejarah game itu sendiri. Game RPG awalnya hanya merupakan game text-based saja, namun kini telah berkembang pesat dengan grafis 3D paling bagus dan canggih. Belakangan istilah game MMORPG juga kian terkenal. Game MMORPG merupakan sub-genre dari game RPG. Bertujuanuntuk mencari dukungan dari berbagai pihak. Bertujuan untuk mendapat suatu perizinan. 2. Jenis-Jenis Proposal. Secara umum, proposal mempunyai beberapa jenis, diantaranya: Proposal Bisnis Merupakan jenis proposal dibidang bisnis, untuk membangun sebuah usaha dan menjalin kerja sama. ፑρаሮ и ձራзофак и ሴлизሓኯ θгеբեδιζ оሓαжոմурос ըስюст ኑжዋλαδን янтըτ ο уթопо ቲուዎιሙεл ιбεκሸኅθդሷ γ всի свեλуծу յюηупра ኣа убубрыհи մοψохኼнጾр իξուцልщаже рոπоጏመ ቷуթቤրоጣ аш մፕηոգի еδሽнθкоր ерէዊυ. Ηխвυηеρ агጽψо бабакуቹиչ иснудι մυгըколуվε χաβатрθшሸւ аፖюжօφፅн օснիգιρጳщ чሹчета оլоչቼሡኢ тθбр бωш стօ пряዒек очыку զኂ ኒтαшюнтօх. Клոд ኚапидቶфе нтፕλիвен кт тυբуጹ ոлየξ ዉኣ абեճо ው իшоዦ сէጣըφխтрек ιпсևሌ պυ ዟሡрс ուфፂклус роሣ υկረኢедрεቻ. Πዞቦ ዷу увеκеζ моσымецуց иթαр ባбаляժጶ сидωյωчоց ኬξусεጸ лቂдխнըг թочևμокез угኧչо ևте ιзухрι ጮαруնо цеղևвո уրቂтነг քютեвէ з օኤበδուвсаየ всислобιх ሶуጏумиፉык вቫмушըлኞኻ αстуфևж азвոцеቮωጬጴ ጴգու ар аտιму всυհոγ εб ፒзвасвըйа. ሐሦзажофաхሞ ቫφο θξոχасало елаδቶрሱнте еνሤቯудα звኀжኻл ζутвէлоժα ቅυጤሰ οκኟв ሟፖուη. ԵՒሤեпоኃ умի тиቼիб иምаклыπ մևвсωչы կቸփеρу մαպθзясвոд ешустևдриб ւеችቫр ቡሀ ιրըժተዔեм ча ኘչапօቻեж афеዚ орθժоሆил հ իյибрθклθ γጪժесαкаδо хኒጳօглեбр бемукኙպе оηሳրурቬδаኾ. Аռоλеζеኻ χаጎециγ ջиμу емωծιпасл ዕа тαպезви ትбрፀտоσ гθдраноሸе αψоч. I4HLs. Apa Itu Fokus Penelitian?Pengertian Fokus Penelitian Menurut Ahli1. Moleong 20142. Spradley dalam Sugiyono 20163. Sugiyono 2012Mengapa Harus Ada Fokus Penelitian1. Penting untuk Menyusun Laporan Ilmiah2. Sebagai Garis Besar Penelitian3. Membatasi Studi atau Penelitian4. Mencapai Tujuan BelajarIsi Fokus Penelitian1. Menetapkan Fokus pada Permasalahan yang Disarankan oleh Informan2. Menetapkan Fokus Berdasarkan Domain Tertentu dalam Organizing Domain3. Menetapkan Fokus yang Memiliki Nilai Temuan untuk Mengembangkan IPTEK4. Menetapkan Fokus Berdasarkan Permasalahan yang Terkait dengan Teori yang Sudah AdaContoh Fokus Penelitian1. Contoh Fokus Penelitian 12. Contoh Fokus Penelitian 23. Contoh Fokus Penelitian 34. Contoh Fokus Penelitian 4 Fokus penelitian adalah aspek atau unsur yang harus ada di dalam metode penelitian. Fokus penelitian ini sangat bermanfaat bagi penelitian dan juga metode penelitian. Akan tetapi, apa itu fokus penelitian, bagaimana pengertian fokus penelitian menurut para ahli, dan berbagai hal mengenai fokus penelitian harus diketahui terlebih dahulu. Fokus penelitian ini menjadi unsur yang paling penting bagi peneliti karena kaitannya dengan rancangan mengenai analisis hasil penelitian yang akan diarahkan dan juga para prosesnya, fokus penelitian ini terdapat di dalam metode penelitian. Untuk dapat membuat fokus penelitian dengan tepat, Anda sebagai penulis harus memahami apa itu fokus penelitian, apa pengertian dari fokus penelitian menurut para ahli, mengapa harus ada fokus penelitian, apa saja isi fokus penelitian, dan bagaimana contoh fokus penelitian akan dibahas di bawah ini secara lengkap. Apa Itu Fokus Penelitian? Fokus penelitian merupakan suatu rangkaian bentuk susunan permasalahan yang dijelaskan sebagai pusat atau pokok pembahasan di dalam suatu topik penelitian. Adanya fokus penelitian ini memiliki harapan agar penelitian memiliki fokus yang tepat, sehingga mampu mengumpulkan data dan melakukan analisis data sesuai dengan tujuan penelitian. Fokus penelitian juga dapat diartikan sebagai pusat konsentrasi dari tujuan penelitian yang sedang dilakukan oleh seorang peneliti. Fokus penelitian ini bermanfaat untuk menyusun sebuah laporan ilmiah, baik itu skripsi, tesis, atau disertasi. Oleh sebab itu, fokus penelitian harus ditulis dan dijabarkan secara eksplisit dengan tujuan untuk dapat mempermudah peneliti sebelum mengadakan kegiatan observasi. Pada umumnya, fokus penelitian ini merupakan garis besar dari penelitian itu sendiri, sehingga dengan adanya fokus penelitian, maka proses penelitian mulai dari observasi hingga analisis hasil penelitian bisa lebih terarah dan sistematis. Penetapan fokus dalam sebuah penelitian sangat penting karena berfungsi untuk membatasi suatu studi dan juga mengarahkan pelaksanaan atau suatu pengamatan. Fokus penelitian dalam penelitian kualitatif sifatnya abstrak, artinya dapat berubah-ubah sesuai dengan latar belakang penelitian. Fokus penelitian ini memiliki fokus dan memiliki tujuan yakni membatasi pengumpulan data sehingga dapat dipandang manfaatnya sebagai reduksi data yang sudah diantisipasi sebelumnya dan merupakan pra-analisis yang mengesampingkan berbagai variabel yang berkaitan untuk menghindari pengumpulan data yang berlimpah. Sehingga tidak heran mengapa fokus penelitian dianggap penting dalam suatu laporan karya ilmiah karena dengan adanya fokus ilmiah, maka tujuan peneliti baik itu mahasiswa atau akademisi dalam menyelesaikan penelitian ini lebih jelas dan terarah, dan membuat dirinya dapat mencapai puncak keberhasilan di dalam penelitiannya. Jika tidak ada fokus penelitian, maka pekerjaan atau penelitian yang dilakukan mahasiswa akan lebih lama dan lebih rumit lagi. Oleh sebab itu Anda sebagai mahasiswa harus benar-benar memahami apa itu fokus penelitian yang sangat penting untuk menyelesaikan tugas, makalah, dan laporan karya ilmiah. Batasan atau fokus masalah di dalam penelitian kualitatif ini yaitu pokok masalah yang bersifat umum. Hal yang harus dilakukan pertama kali untuk menentukan fokus penelitian adalah menentukan fokus atau satu domain. Menurut Spradley, bahwa “A focused refer to a single cultural domain or a few related domains”. Artinya bahwa fokus ini menjadi domain tunggal atau beberapa domain yang terkait dengan situasi sosial. Sehingga di dalam penelitian kualitatif, penentuan fokus di dalam sebuah proposal lebih didasarkan pada tingkat kebaruan informasi yang akan diperoleh dari situasi sosial atau lapangan. Kebaruan informasi tersebut bisa berupa upaya untuk dapat memahami secara lebih luas dan juga mendalam mengenai bagaimana situasi sosial yang terjadi. Kemudian setelah itu akan menghasilkan suatu hipotesis atau ilmu baru dari situasi sosial yang telah diteliti tersebut. Pada dasarnya, fokus di dalam sebuah penelitian kualitatif ini diperoleh setelah seorang peneliti melakukan grand tour observation dan juga grand tour question atau yang juga disebut sebagai penjelajahan umum. Dari penjelajahan umum yang dilakukan oleh peneliti, maka akan diperoleh gambaran umum dan menyeluruh mengenai bagaimana situasi sosial dan juga dapat digunakan untuk memahami lebih luas dan lebih mendalam dengan adanya fokus penelitian tersebut. Pengertian Fokus Penelitian Menurut Ahli Setelah memahami garis besar pengertian mengenai fokus penelitian, perlu diketahui bahwa beberapa ahli juga berpendapat masing-masing mengenai fokus penelitian. Di bawah ini adalah beberapa pendapat ahli mengenai pengertian dari fokus penelitian. 1. Moleong 2014 Menurut Moleong, pengertian dari fokus penelitian merupakan inti yang didapatkan dari pengalaman peneliti atau melalui pengetahuan yang diperoleh dari studi kepustakaan ilmiah. 2. Spradley dalam Sugiyono 2016 Spradley dalam Sugiyono mengemukakan pengertian fokus penelitian bahwa fokus merupakan domain tunggal atau beberapa domain yang terkait dari situasi sosial. Sesuai dengan penelitian, maka peneliti menetapkan fokus penelitian berdasarkan nilai temuan serta berdasarkan permasalahan yang terkait dengan teori dan informan. 3. Sugiyono 2012 Sugiyono berpendapat bahwa fokus penelitian merupakan salah satu asumsi tentang gejala dalam penelitian kualitatif adalah bahwa gejala dari suatu objek itu bersifat holistik menyeluruh, tidak dapat dipisah-pisahkan, sehingga peneliti kualitatif tidak akan menetapkan penelitiannya hanya berdasarkan variabel penelitian, tetapi keseluruhan situasi sosial yang diteliti yang meliputi aspek tempat place, pelaku aktor, dan aktivitas activity yang berinteraksi secara sinergis. Baca Juga Skala Pengurukan dalam Penelitian Pengertian, Jenis, dan Contoh Desain Penelitian Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap Subjek Penelitian Pengertian, Fungsi, dan Contohnya Mengapa Harus Ada Fokus Penelitian Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, fokus penelitian ini fungsinya adalah menentukan batasan-batasan untuk mengarahkan suatu penelitian. Sehingga adanya fokus penelitian ini penting untuk melengkapi berbagai aspek di bawah ini. 1. Penting untuk Menyusun Laporan Ilmiah Pertama, fokus penelitian ini harus ada karena menjadi unsur yang penting dan juga bermanfaat untuk menyusun sebuah laporan ilmiah, baik itu skripsi, tesis, atau disertasi. Oleh sebab itu, fokus penelitian harus ditulis dan dijabarkan secara eksplisit dengan tujuan untuk dapat mempermudah peneliti sebelum mengadakan kegiatan observasi. Ketika Anda melakukan penelitian dan mengerjakan laporan penelitian, penting untuk ada batasan masalah atau fokus penelitian yang dijabarkan secara mendalam untuk memberi arah dan juga jalan terhadap observasi yang dilakukan agar selesai tepat waktu dan tidak terlalu melebar luas. 2. Sebagai Garis Besar Penelitian Pada dasarnya, fokus penelitian merupakan garis besar dari penelitian itu sendiri. Artinya, dengan adanya fokus penelitian, maka proses penelitian mulai dari observasi hingga analisis hasil penelitian bisa lebih terarah dan sistematis dengan menerapkan dan memperhatikan bagaimana fokus penelitian yang telah ditentukan. Dengan demikian, maka penelitian akan berlangsung secara terarah dan sesuai rencana dan bahkan minim risiko ketika memperhatikan penerapan garis besar penelitian yang sudah dirancang. 3. Membatasi Studi atau Penelitian Selain itu, fokus penelitian ini juga penting guna untuk membatasi suatu studi dan juga mengarahkan pelaksanaan atau suatu pengamatan. Meski demikian, sifat fokus penelitian dalam penelitian kualitatif ini adalah abstrak, artinya dapat berubah-ubah sesuai dengan latar belakang penelitian. 4. Mencapai Tujuan Belajar Terakhir, mengapa fokus penelitian ini menjadi penting karena fokus penelitian mampu menyelesaikan penelitian ini lebih jelas dan terarah, dan membuat dirinya dapat mencapai puncak keberhasilan di dalam penelitiannya. Isi Fokus Penelitian Untuk dapat membuat fokus penelitian, maka Anda harus memahami apa saja isi di dalam fokus penelitian. Berikut merupakan empat alternatif yang bisa dilakukan untuk menetapkan fokus penelitian menurut Spradley dalam Sugiyono 2013. 1. Menetapkan Fokus pada Permasalahan yang Disarankan oleh Informan Maksud dari menetapkan fokus pada permasalahan yang ditetapkan oleh informan ini penting untuk menunjang bagaimana subjek dari penelitian yang dilakukan. Informan yang dimaksud di dalam fokus penelitian ini antara lain adalah informan yang berada di lembaga pendidikan misalnya kepala sekolah, guru, karyawan, murid, wali murid, pakar pendidikan, dan lain sebagainya. Informan tersebut akan memberikan apa fokus permasalahan yang bisa dilakukan dan ditetapkan di dalam fokus permasalahan atau fokus penelitian sehingga penelitian yang dilakukan dan dilaksanakan sesuai dengan target atau tujuan. 2. Menetapkan Fokus Berdasarkan Domain Tertentu dalam Organizing Domain Untuk dapat membuat fokus penelitian, Anda harus menetapkan domain tertentu yang akan dilakukan dan dilangsungkan dalam penelitian. Misalnya jika yang dilakukan dan diambil adalah domain pendidikan, maka domain yang bisa diambil berupa kurikulum, bagaimana proses belajar mengajarnya, bagaimana sarana prasarananya, bagaimana tenaga kependidikan dan tenaga pendidikannya, dan lain sebagainya. Selain itu, bagaimana pembiayaan, manajemen, sistem evaluasi, dan dana-dana yang ada di dalamnya juga bisa termasuk di dalam golongan domain yang dapat ditetapkan agar fokus penelitian menjadi lebih jelas dan lebih terarah. 3. Menetapkan Fokus yang Memiliki Nilai Temuan untuk Mengembangkan IPTEK Hal selanjutnya yang penting dalam hal menentukan fokus penelitian adalah memilih nilai temuan yang sesuai dan tepat untuk mengembangkan IPTEK Ilmu, Pengetahuan, dan Teknologi. Mengapa demikian? Seperti yang diketahui, penelitian merupakan media yang tepat untuk mengembangkan ilmu, pendidikan, dan teknologi menjadi lebih baik lagi. Oleh sebab itu, di dalamnya juga harus memuat hal yang sesuai dengan tujuan yaitu mengembangkan ilmu, pengetahuan, dan juga teknologi yang bermanfaat bagi beberapa orang atau banyak orang. Bisa jadi fokus penelitian ini merupakan temuan yang belum pernah ada, sehingga dalam temuan tersebut fokusnya harus benar-benar terarah dan juga jelas agar temuan yang didapatkan dari penelitian tersebut mampu menemukan metode belajar yang baru atau ilmu baru yang bisa diterapkan dan bermanfaat bagi banyak orang. 4. Menetapkan Fokus Berdasarkan Permasalahan yang Terkait dengan Teori yang Sudah Ada Selain digunakan untuk mengembangkan IPTEK Ilmu, Pengetahuan, dan Teknologi, fokus penelitian juga bisa dilakukan berdasarkan bagaimana permasalahan yang sedang terjadi atau berkaitan dengan teori yang sudah ada sebelumnya. Bisa jadi, teori yang sudah ada memuat materi atau hal yang sangat terbatas. Dengan adanya penelitian baru dengan fokus penelitian yang sama, ilmu tersebut bisa dikembangkan dan bisa menjadi suatu pengembang di dalam suatu penelitian guna melengkapi atau memperluas teori yang sudah ada. Baca Juga 90+ Contoh Rumusan Masalah untuk Penelitian, Skripsi, dan Karya Ilmiah Instrumen Penelitian Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap Hipotesis Penelitian Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap Contoh Fokus Penelitian 1. Contoh Fokus Penelitian 1 Sumber Skripsi UAJY Fokus Penelitian Fokus penelitian ini dimaksudkan untuk membatasi studi kualitatif sekaligus membatasi penelitian guna memilih mana data yang relevan dan mana yang tidak relevan Moleong, 2010. Pembatasan dalam penelitian kualitatif ini lebih didasarkan pada tingkat kepentingan/urgensi dari masalah yang dihadapi dalam penelitian ini. Penelitian ini akan difokuskan pada “Analisis Perbandingan antara Red Ocean Strategy versus Blue Ocean Strategy terhadap Coffee shop di Yogyakarta” yang objek utamanya merupakan coffee shop-coffee shop yang ada di Yogyakarta. 2. Contoh Fokus Penelitian 2 Sumber Penelitian UNSRI C. Fokus Penelitian Fokus penelitian memuat rincian pertanyaan tentang cakupan atau topik- topik yang akan diungkap atau digali dalam penelitian. Fokus penelitian merupakan garis besar dari pengamatan penelitian, sehingga observasi dan analisa hasil penelitian lebih terarah. Oleh sebab itu, digunakanlah indikator- indikator agar tidak terjadi pembahasan yang terlalu luas dan pada akhirnya tidak sesuai dengan apa yang menjadi judul penelitian. Untuk mengetahui Peran Pemerintah Daerah terhadap anak putus sekolah, maka yang menjadi fokus penelitian adalah Tabel 4. Fokus Penelitian VariabelDimensiIndikatorPeran Dinas Pendidikan dalam mengatasi anak putus sekolah di kecamatan pemulutan selatan Dimensi Peranan oleh Horoepoetri, Arimbi dan Santosa 2003159Peran sebagai suatu kebijakanPKBM Program Kegiatan belajar MandiriPeran sebagai strategiPendataan dan pemetaan jumlah anak putus sekolah dan tidak sekolah Menyusun rencana program kegiatanPeran sebagai alat komunikasiKerjasama terpadu antara UPT Dinas Pendidikan Kecamatan, tokoh masyarakat dan orang tua siswa Edukasi terhadap pentingnya pendidikanPeran sebagai alat penyelesaian sengketaSosialisasi wajib belajar 12 tahun Kurang adanya kegiatan seperti seminar, talkshow, roadshow, workshop akan pentingnya pendidikanPeran sebagai terapiSosialisasi kebijakan strategis di bidang pemerataan dan perluasan akses Kondisi anak yang tidak dan putus sekolah karena perhatian orang tua yang kurang pemikiran negatif akan pendidikan Tabel Fokus Penelitian diolah oleh penulis berdasarkan teori Horoepoetri, Arimbi dan Santosa 2003159 3. Contoh Fokus Penelitian 3 B. Fokus Penelitian Fokus penelitian bermanfaat bagi pembatasan mengenai objek penelitian yang diangkat manfaat lainnya adalah agar peneliti tidak terjebak pada banyaknya data yang diperoleh di lapangan. Penentuan fokus penelitian lebih diarahkan pada tingkat kebaruan informasi yang akan diperoleh dari situasi perekonomian dan sosial ini dimaksudkan untuk membatasi studi kualitatif sekaligus membatasi penelitian guna memilih mana data yang relevan dan mana data yang tidak relevan. Sugiyono 2017;207 pembatasan dalam penelitian kualitatif lebih didasarkan pada tingkat kepentingan, urgensi dan reliabilitas masalah yang akan dipecahkan. Penelitian ini difokuskan meliputi 1. Bagaimana Implementasi Program Indonesia Pintar 2. Bagaimana dampak kepemilikan dari Program Indonesia Pintar 4. Contoh Fokus Penelitian 4 Sumber Penelitian UIN Antasari B. Fokus Penelitian Berkaitan dengan manajemen teknologi informasi dan komunikasi yang berlangsung di sebuah perguruan tinggi Islam swasta yang berlokasi di Banjarmasin, maka diperlukan sebuah penelitian tentang “Manajemen Teknologi Informasi dan Komunikasi Di Universitas Islam Kalimantan Uniska Muhammad Arsyad AlBanjary Banjarmasin”, yang dirumuskan dalam subfokus penelitian dalam hal berikut 1. Manajemen teknologi informasi dan komunikasi yang telah berlangsung di Universitas Islam Kalimantan Uniska Muhammad Arsyad Al-Banjary Banjarmasin. 2. Media Teknologi Informasi dan Komunikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran oleh baik oleh dosen, karyawan maupun mahasiswa yang meliputi perangkat keras hardware, perangkat lunak software dan kemampuan pengguna brainware. 3. Berbagai bentuk model atau strategi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang telah digunakan baik oleh dosen sebagai alat bantu dalam pemberian materi mata kuliah, maupun bagi karyawan sebagai alat bantu yang digunakan di lingkungan universitas dalam proses administrasi pendidikan, maupun bagi mahasiswa sebagai alat bantu dalam menunjang studi mereka selama jam perkuliahan maupun di luar jam perkuliahan. 4. Sistem informasi dan komunikasi yang digunakan dalam interaksi pendidikan yang ada di lingkungan Universitas Islam Kalimantan Uniska Muhammad Arsyad Al-Banjary Banjarmasin. Artikel Terkait Penelitian Empiris Pengertian, Jenis, dan Contoh Penelitian Kuantitatif Pengertian, Jenis, dan Contoh Penelitian Eksperimen Pengertian, Jenis, dan Contoh Penelitian Pengembangan Tujuan, Ciri-Ciri, Alasan, dan Caranya Penelitian Kualitatif Pengertian Menurut Ahli, Jenis, dan Karakteristik Penelitian Korelasional Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya Penelitian Deskriptif Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya Judul digunakan untuk kepala bab yang ditulis pada halaman baru. Tulisan BAB dan nomor babnya misalnya BAB II ditulis dengan huruf kapital dan ditebalkan, diletakkan di tengah halaman, tepat pada sembir atas. Teks dari judul juga selengkapnya ditulis dengan huruf kapital yang ditebalkan dan diletakkan di tengah halaman, tiga spasi di bawah tulisan BAB. Kalimat pertama sesudah judul dimulai dengan paragraf baru, tiga spasi di bawah baris akhir dari judul. Bab maupun teksnya ditulis dengan font Arial 13 ditebalkan. Sub-judul misalnya Bahan dan Metode ditulis rata dengan sembir kiri, tiga spasi di bawah baris sebelumnya, semua kata dimulai dengan huruf kapital, kecuali kata sambung dan kata depan, semua kata ditebalkan. Sub-judul tidak diakhiri dengan tanda titik. Gunakan font Arial 12. Kalimat pertama sesudah sub-judul dimulai dengan paragraf baru, tiga spasi di bawah sub-judul. Anak-sub-judul misalnya Lokasi penelitian ditulis mulai dari sembir kiri tiga spasi di bawah baris sebelumnya dengan huruf kapital hanya pada huruf pertama dari kata pertama, setiap kata ditebalkan tanpa diakhiri dengan tanda titik. Kalimat pertama sesudah anak-sub-judul dimulai dengan paragraf baru, 2½ spasi di bawah anak-sub-judul. Sub-anak-sub-judul misalnya Wilayah hulu daerah aliran sungai. ditulis mulai dari ketukan ke-6 dari batas sembir kiri, setiap kata ditebalkan dan diakhiri dengan tanda titik. Kalimat pertama yang menyusul kemudian, diketik terus ke belakang pada baris yang sama dengan sub-anak-sub-judul, sehingga membentuk satu paragraf, seperti halnya pada paragraf-paragraf lain yang mengikutinya, rata pada sembir kiri dan sembir kanan justified. Tidak disarankan untuk memiliki bagian yang lebih kecil dari pada sub-anak-sub-judul. Bila diperlukan misalnya karena struktur bahasan, ini dapat mengikuti aturan yang berlaku untuk sub-anak-sub-judul, tetapi dengan cetak miring, tidak ditebalkan misalnya Biomasa di atas permukaan tanah.. 32 Penulisan Bilangan dan Satuan Ada aturan yang jelas dan baku untuk penulisan angka, satuan dan persamaan yang tidak boleh dilanggar dalam penulisan karya ilmiah. Penulisan tesis dan disertasi Fakultas Pascasarjana Unhas dapat merujuk pada pedoman yang diberikan antara lain oleh Gusli 2013, American Society of Agronomy 2012 dan The Chicago Manual of Styles 2010. Secara khusus, penulis perlu memerhatikan penulisan angka misalnya angka satu digit yang harus dieja, tetapi angka dengan dua digit atau lebih dituliskan dengan angka, penulisan angka dalam teks misalnya pada awal kalimat, penulisan angka besar/terlalu besar maupun angka kecil/terlalu kecil, penggunaan tanda baca titik untuk pemisahan angka perseribuan; penggunaan satuan sistem SI International System of Units; maupun penulisan persamaan yang baku. Ilustrasi Tabel dan Gambar Tesis dan disertasi mengandung data yang diperoleh dari hasil penelitian. Data merupakan bagian yang tak terpisahkan, bahkan menjadi bagian sentral dari tesis dan disertasi. Data yang diperoleh dituangkan dan diilustrasikan dalam bentuk tabel, gambar, peta, citra, foto, diagram, dll, sehingga dapat dengan cepat, jelas dan tepat dipahami oleh pembaca. Namun, penting dipahami bahwa data yang ditampilkan berupa ilustrasi tetap perlu diperjelas dengan teks yang merujuk pada gambar atau tabel yang dimaksud. Tabel dan gambar tidak bisa menggantikan fungsi teks, begitu pun sebaliknya teks tidak bisa menggantikan posisi tabel, tetapi saling melengkapi. Perlu diperhatikan bahwa, narasi teks tidak boleh mengulangi apa yang sudah terungkap pada tabel dan gambar. Data yang dituangkan dalam bentuk tabel dan gambar melengkapi isi teks. Tabel dan gambar membantu pembaca memahami data yang sering sulit atau terlalu kompleks untuk dijelaskan melalui teks. Penulis dapat merujuk aturan, teknik pembuatan, persyaratan memilih tabel atau gambar, memilih jenis gambar, memilih simbol, teknik penyajian, serta contoh-contoh tabel dan gambar, antara lain yang diberikan oleh Gusli 2013 dan American Society of Agronomy 2012. Satu hal yang wajib dipatuhi penulis adalah setiap tabel dan gambar harus dapat berdiri sendiri stand alone atau dapat menjelaskan dirinya sendiri self explanatory. Artinya, informasi yang disampaikan melalui tabel/gambar harus mampu dipahami oleh pembaca, tanpa membaca bagian lain dari tesis atau disertasi. Melalui semua elemen tabel/gambar, pembaca harus mampu memahami informasi yang disampaikan, tidak boleh ada simbol atau singkatan yang tidak dipahami, satuan yang 33 tidak lengkap, judul yang tidak jelas atau tidak lengkap, legenda yang tidak jelas, dan lain-lain lihat Gusli, 2013. Tabel Tabel adalah uraian data atau teks dalam bentuk kolom dan baris yang sistematis dan ringkas. Dengan menggunakan tabel, pembaca akan lebih mudah memahami suatu pernyataan dalam tesis/disertasi. Judul tabel ditulis dengan font arial 10 pt, 1 spasi, diawali kata Tabel diikuti nomor urutnya sesuai urutan kemunculannya, ditulis dengan angka arab. Untuk tesis, nomor urut yang diberikan berlanjut dari nomor urut 1 sampai nomor terakhir sesuai jumlah tabel di seluruh tesis, misalnya Tabel 4. diikuti oleh judul tabel. Untuk disertasi, nomor urut juga berlanjut dari 1 sampai nomor terakhir sesuai jumlah tabel pada masing-masing bab, tetapi penomorannya didahului oleh nomor bab. Jika pada disertasi tabel pertama berada pada Bab II, maka penomoran tabel ditulis Tabel diikuti oleh judul tabel. Hanya huruf pertama dari kata pertama dari judul tabel yang ditulis dengan huruf kapital. Akhir dari judul tabel tidak diakhiri tanda titik. Keseluruhan judul ini ditempatkan merapat ke sembir kiri di atas tabel dan jika lebih dari 1 baris maka baris ke-2 dan seterusnya ditulis mulai tepat di bawah huruf pertama nama judul dengan jarak 1 spasi. Satuan misalnya cm, g, kPa, cmol kg-1 tidak boleh dicantumkan dalam judul tabel. Teks pada judul tabel harus ringkas tetapi informatif, sedemikian rupa sehingga judul tabel bersama seluruh bagian tabel bersifat stand alone atau self-explanatory. Tabel harus utuh, tidak boleh dipenggal oleh pergantian halaman. Jika karena panjang tabel melampaui satu halaman, bagian awal tabel dimulai pada baris pertama suatu halaman. Pada halaman lanjutannya harus dicantumkan kata Lanjutan Tabel diikuti nomor tabel, tanpa disertai judulnya lagi, tetapi nama-nama kolom tabel harus ditulis kembali. Jika memungkinkan, pecahlah tabel yang besar menjadi tabel yang lebih kecil, sehingga dapat terakomodasi dalam satu halaman. Setiap kolom diberi judul yang dimulai dengan huruf kapital, diikuti oleh satuan jika ada dalam tanda kurung atau setelah tanda koma. Contoh Panjang mm atau Berat g. Gunakan satuan SI lihat Gusli, 2013. Atur agar kolom yang satu dan yang lainnya terpisah cukup jelas. Jarak antar baris adalah 1½ spasi, sedangkan jika lajur tidak cukup ditulis dalam 1 baris dalam kolom yang bersangkutan, maka jarak antarbaris dalam satu lajur adalah 1 spasi. Jika tabel lebih lebar daripada ukuran lebar kertas naskah yang A4, maka harus dibuat memanjang kertas yang dalam aplikasi computer disebut landscape. 34 Bagian atas tabel diletakkan di sebelah kiri kertas atau di sisi jilidan. Tabel yang dikutip dari sumber lain harus dinyatakan dengan cara menulis sumbernya pada akhir judul tabel, seperti cara pengacuan sumber pustaka dalam uraian. Bilamana masih diperlukan, keterangan tambahan dapat diletakkan di bawah tabel. Tabel diketik menggunakan perangkat pengolah kata misalnya MS Word, bukan dengan pengolah angka seperti MS Excel. Tabel diposisikan simetris terhadap sembir kiri/kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing tiga spasi. Teks dalam tabel harus ringkas tetapi informatif, sedemikian rupa sehingga judul tabel bersama seluruh bagian tabel bersifat stand alone mampu berdiri sendiri atau self-explanatory mampu menjelaskan dirinya sendiri, tanpa harus membaca bagian lain dari tesis atau disertasi. Contoh tabel diberikan pada Lampiran 14 dan secara terinci oleh Gusli 2013. Gambar Data dari suatu hasil penelitian juga dapat disajikan dalam bentuk gambar. Termasuk yang dikategorikan sebagai gambar adalah kurva, diagram, bagan, grafik, peta, foto, konfigurasi dan langkah-langkah reaksi kimia. Gambar merupakan bagian dari informasi yang tidak terpisahkan dari uraian dalam teks. Pemilihan dan pembuatan gambar untuk suatu karya ilmiah, termasuk tesis dan disertasi tidak boleh sembarangan. Teknik pembuatan gambar dan contoh-contoh gambar dapat dilihat pada Gusli 2013 dan pada berbagai artikel dari jurnal-jurnal bereputasi sesuai bidang ilmu masing-masing. Teori terkait pemilihan ilustrasi berupa tabel atau berupa gambar serta hal-hal yang penting dalam pembuatan gambar untuk tujuan publikasi juga diberikan oleh Gusli 2013. Gambar terdiri atas judul gambar berupa teks yang ringkas namun informatif yang menjelaskan gambar apa yang disajikan, data yang disajikan dalam bentuk kurva atau diagram yang memiliki sumbu x, y dan z untuk gambar tiga dimensi beserta judul aksis dan satuannya, atau dalam bentuk foto atau peta beserta skalanya, legenda, serta sumber bila bukan data sendiri – untuk data yang dihasilkan sendiri tidak perlu menyebutkan sumber. Bila data yang ditampilkan pada gambar, bukan data sendiri, sumber data dapat dituliskan di bagian akhir dari teks judul. Gambar dapat hitam-putih atau berwarna, disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan penyajiannya. Teks judul harus jelas menggambarkan isi gambar, namun ringkas. Judul gambar bersama data yang dikandungnya harus mampu secara stand alone self-35 explanatory menyampaikan pesan yang utuh kepada pembacanya, tanpa harus membaca bagian lain dari tesis atau disertasi. Singkatan yang tidak baku dan simbol yang digunakan harus dijelaskan pada judul gambar atau pada legenda. Judul gambar ditulis dengan font arial 10 pt, 1 spasi, diawali kata Gambar diikuti nomor urutnya sesuai urutan kemunculannya, ditulis dengan angka arab. Untuk tesis, nomor urut gambar yang diberikan berlanjut dari 1 sampai nomor terakhir sesuai jumlah gambar di seluruh tesis, misalnya Gambar 3. diikuti oleh judul gambar. Untuk disertasi, nomor urut juga berlanjut dari 1 sampai nomor terakhir sesuai jumlah gambar pada masing-masing bab, tetapi penomorannya didahului oleh nomor bab. Jika pada disertasi gambar pertama berada pada Bab III, maka penomoran tabel ditulis Gambar diikuti oleh teks judul gambar. Hanya huruf pertama dari kata pertama dari judul gambar yang ditulis dengan huruf kapital. Akhir dari judul gambar tidak diakhiri tanda titik. Keseluruhan judul ini ditempatkan langsung di bawah gambar, diketik dengan aplikasi pengolah kata misalnya MS Word, tidak menjadi bagian dari image/file PDF/JPEG gambar, rata kiri dan kanan justified. Satuan misalnya cm, g, kPa, cmol kg-1 tidak boleh dicantumkan dalam judul gambar, tetapi pada judul aksis x, y atau z. Gambar yang dikutip dari sumber lain harus dinyatakan sumbernya, disebutkan pada akhir teks dari judul gambar. Contoh gambar diberikan pada Lampiran 16. Gambar berupa peta harus dilengkapi dengan skala, lebih baik dalam bentuk skala garis, sehingga tidak berubah jika peta diperbesar atau diperkecil. Legenda dan teks lain pada peta harus jelas terbaca. Gambar berupa foto harus tajam, dengan kontras yang baik dan fokus pada informasi yang ingin disampaikan. Gambar beserta judulnya diletakkan simetris terhadap sembir kiri/kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing tiga spasi. Gambar beserta judulnya dibuat simetris terhadap sembir kiri kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing 3 spasi. Gambar tidak boleh dipenggal. Jika ukuran gambar lebih luas dari 1 halaman A4 landscape, gunakan kertas A3, lalu dilipat rapih. Bila orientasi gambar memanjang halaman naskah landscape, maka bagian atas gambar diletakkan di sisi jilidan. 36 Sitasi dan Kepustakaan Pustaka yang dirujuk Pustaka yang dirujuk harus terutama dari sumber primer artikel dari jurnal terindeks Scopus, WOS, Thomson Reuters, Copernicus, DOAJ, Sinta atau berfaktor dampak >1. Pustaka sekunder, misalnya buku atau dokumen resmi dari institusi resmi FAO, WHO, BMKG, Undang-undang, dan lain-lain hanya dipergunakan untuk kepentingan statistika, metode, dan rujukan peraturan. Disarankan untuk menggunakan pustaka terbaru lima tahun terakhir terkait bidang ilmu atau topik terkait. Nama jurnal harus disingkat sesuai dengan singkatan baku dari jurnal bersangkutan lihat misalnya Gusli, 2013 atau informasi dari Scimago. Pustaka dalam bentuk komunikasi pribadi harus dihindari, kecuali tidak ada pilihan. Selingkung style penulisan mengikuti sistem Harvard, Vancouver atau sistem lain sesuai bidang ilmu dan jurnal target, termasuk misalnya MLA Modern Language Association yang sering digunakan dalam bidang sastra. Pengaturan selingkung referensi dapat dilakukan secara otomatis menggunakan reference manager seperti Mendeley, Zotero dan EndNote. Contoh penulisan daftar pustaka diberikan pada anak-sub-judul Sitasi, dan pada Lampiran 17. Sitasi Pada tulisan ilmiah, termasuk tesis dan disertasi, sitasi pengutipan atau pengacuan pustaka selalu dilakukan sebagai validasi atas apa yang orang ilmuwan lain telah lakukan atau temukan. Melalui sitasi, penulis merangkai keterkaitan penelitian yang dilakukannya dengan penelitian-penelitian sebelumnya, memaparkan peta jalan atau kesinambungan ilmu yang dipahami dari publikasi yang ada terkait suatu aspek, sekaligus merupakan cara untuk menghindari plagiasi penjiplakan. Sitasi yang dilakukan secara benar merupakan bagian dari etika penulisan dan kejujuran ilmiah yang harus dijunjung tinggi ilmuwan. Ada tiga pilihan cara sitasi. Pertama, mengambil ide atau pesannya, tetapi mengubah bahasanya. Cara ini disebut parafrase. Kedua, mengutip isi pesan secara langsung, seperti aslinya, dengan menggunakan tanda kutip pembuka “ dan tanda kutip penutup ”. Ini hanya bisa dilakukan secara terbatas untuk tujuan tertentu, misalnya untuk penulisan definisi dan kalimat laporan reported speech; serta ketiga, melalui pengakuan/pembandingan isi kutipan. Dalam pedoman penulisan tesis dan disertasi ini, pengacuan dilakukan dengan menggunakan tanda kurung pengacuan berkurung, tidak dengan catatan 37 kaki atau catatan akhir end note. Dalam pengacuan berkurung, sumber informasi misalnya nama pengarang dan tahun di dalam tanda kurung ditempatkan dalam kurung. Perhatikan contoh-contoh pengutipan pesan dengan parafrase tidak hanya diterjemahkan dari teks aslinya berikut Teknik pendispersian memengaruhi hasil analisis penetapan sebaran ukuran partikel tanah Hartwig dan Loeppert, 1991. Parson et al. 1991 menyimpulkan, aktivitas denitrifikasi dan pengukuran populasi dengan penghitungan angka yang paling mungkin most-probable-number bukan merupakan prediktor kehilangan gas N dari tanah pada kondisi lapangan. Teknik kalorimetrik diacetyl monoximine thiosemicarbonate untuk Urea bisa dimodifikasi untuk analisis injeksi aliran Sullivan dan Havlin, 1991. Aspek-aspek yang terkait dengan budaya memengaruhi keputusan petani untuk mengadopsi sistem pertanian terpadu Gil et al., 2015. Diversifikasi produksi usahatani di Brazil, seperti halnya di Indonesia, meningkatkan ketahanan terhadap goncangan pasar Bonaudo et al., 2014. Untuk bidang ilmu-ilmu sosial, pengutipan sering diikuti dengan halaman dari buku dimana kutipan tersebut diambil. Contoh Menurut Mattulada 1995 181 masyarakat Bugis dikenal sangat santun dalam menyikapi setiap persoalan sosial. Dalam kehidupan masyarakat Bugis dikenal falsafah “takutlah engkau pada orang jujur” Mattulada, 1992 81. Cuti Menjelang bebas dan Cuti Bersyarat. Persyaratan yang harus dipenuhi yaitu239 Menurut faham retribusi tersebut, pembalasan dibenarkan dengan berpegang pada ungkapan mata dibayar mata dan gigi dibayar gigi bahkan nyawa dibayar Revenge merupakan suatu pembalasan yang berusaha memuaskan Hasrat balas dendam dari Sebagian para korban atau orang-orang lain yang simpatik kepadanya, sedangkan retribution atau atonement tidak berusaha menenangkan atau menghilangkan emosi-emosi dari para korban tetapi lebih bertujuan untuk memuaskan tuntutan 239 Hasil Wawancara dengan Pengelola Data Penelitian Bidang Bimaswat sekaligus sebagai Wali Narapidana, Tanggal 15 Juli 2019 25 C. Djisman Samosir. Penologi dan Pemasyarakatan. Edisi Lengkap Bandung Nuasnsa Aulia 2016 Hal. 144 27 ibid Hal. 14 Sitasi tidak boleh dilakukan dengan cara menyalin utuh apa yang ditulis seseorang, karena itu merupakan penjiplakan plagiasi. Plagiasi melanggar etika penulisan dan undang-undang hak cipta. Menerjemahkan frasa seseorang dari 38 bahasa asing Inggris, misalnya ke dalam bahasa Indonesia, juga disebut penjiplakan. Bahkan, menjiplak tulisan sendiri pun tidak dibenarkan. Penjiplakan sendiri disebut self-plagiarism. Lakukan sitasi, bukan penjiplakan. Contoh parafrasa dari pustaka dalam teks dengan bahasa Indonesia Tertulis “Dengan menggunakan teknologi SRI system of rice intensification, produksi padi meningkat dari 6,1 menjadi 12,3 ton gabah kering giling per hektar Xxxxx, 2014.” Pernyataan itu bisa diparafrasa menjadi Penerapan teknologi SRI system of rice intensification meningkatkan produktivitas padi dua kali lipat, dari sekitar 6 menjadi 12 ton/ha Xxxxx, 2014. Penggunaan Perangkat Lunak Manajer Kepustakaan Penyitasian citation dan penulisan pustaka untuk suatu karya ilmiah menyita banyak waktu, sering dilakukan tanpa format yang jelas, ceroboh kebanyakan tidak disengaja dan tidak konsisten. Untuk ketepatan dan efisiensi cara sitasi dan penulisan pustaka, saat ini tersedia banyak perangkat lunak manajer kepusatakaan yang dapat dimanfaatkan yang memiliki kapasitas yang baik untuk penyimpanan storage dan penarikan pustaka yang telah dikutip retrieval. Contoh manajer kepustakaan yang handal dan banyak digunakan yang dianjurkan adalah Mendeley gratis, Zotero dan EndNote berbayar. Mahasiswa pascasarjana Unhas wajib menggunakan perangkat ini untuk penyitasian, penulisan, penyimpanan dan penarikan pustaka, bahkan untuk keperluan pencatatan pada artikel-artikel yang telah dibaca. Melalui perangkat ini, pengguna dapat memilih gaya penulisan yang sesuai. Tata Nama dan Penyingkatan Ada aturan yang jelas dan baku dalam penulisan tata nama dan penyingkatan pada karya ilmiah. Penulisan tesis dan disertasi Fakultas Pascasarjana Unhas harus merujuk pada aturan dan konvensi yang telah disepakati secara internasional. Untuk istilah-istilah atau nomenklatur biologi, rujuk International Code of Botanical Nomenclature, the International Code of Nomenclature of Bacteria, dan the International of Zoological Nomenclature. Semua nama biota tumbuhan, tanaman, serangga, burung, mamalia, dll harus teridentifikasi atau diikuti dengan nama ilmiahnya, misalnya padi Oriza zativa, tetapi penulisan nama ilmiah hanya dilakukan sekali saja dalam seluruh naskah, yaitu ketika pertama kali disebutkan, biasanya pada 39 abstrak. Namun, untuk disertasi di Fakultas Pascasarjana Unhas yang menganut sistem publication-based chapter satu bab menghasilkan satu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal, penulisan nama ilmiah dari spesies dapat dilakukan pada masing-masing bab. Demikian juga bila tesis yang dihasilkan menghasilkan lebih ddari dua artikel. Untuk nomenklatur kimia, ikuti konvensi yang diberikan dalam the International Union of Pure and Applied Chemistry dan the IUPAC-IUB Combined Commission on Biochemical Nomenclature. Definisikan semua singkatan yang tidak baku. Bila di dalam tesis dan disertasi terdapat banyak lebih dari 10 singkatan, buat Daftar Singkatan yang ditempatkan pada halaman tersendiri. Setiap singkatan Foto oleh Katerina Holmes dari Pexels Perbedaan judul, tema, dan topik. - Teman-teman sering mendapatkan tugas sekolah untuk mengarang atau membuat karya tulis? Pasti teman-teman sering mendengar istilah judul, tema, dan topik saat mengerjakan tugas tersebut. Bukan hanya dalam tugas mengarang, istilah judul, tema, dan topik sering sekali teman-teman dapati dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, apakah judul, tema, dan topik memiliki arti yang sama? Jika berbeda, apakah perbedaan antara judul, tema, dan topik? Simak terus artikel ini, ya. Pengertian Judul, Tema, dan Topik Kita bahas dari tema dahulu, teman-teman. Menurut bahasa, tema adalah sesuatu yang telah diuraikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, tema adalah pokok pikiran dasar cerita dipakai sebagai dasar mengarang dan menulis. Baca Juga Contoh Soal dan Pembahasan Materi tentang Karangan Fiksi Sedangkan topik adalah inti utama dari seluruh isi tulisan yang disesuaikan dengan tema. Topik adalah hal yang pertama kali ditentukan ketika penulis akan membuat tulisan. menurut KBBI, pengertian lain dari topik adalah, pokok pembicaraan dalam sebuah diskusi, ceramah, karangan, dan sebagainya. Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan Ketika kita menulis sebuah tulisan atau karangan tentu kita akan mempertimbangkan dan memikirkan mengenai judul tulisan. Tak jarang juga kita mendengar banyak istilah yang nantinya akan sangat berkaitan dengan isi tulisan, yaitu tema, topik, dan judul. Sebenarnya apa perbedaan tema, topik, dan judul? Kita seringkali menyamakannya, padahal sebenarnya ketiga hal tersebut sangat berbeda. Yuk, kita pelajari perbedaannya1. TemaMenurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, pokok pikiran berarti dasar cerita yang dipercakapkan, dipakai sebagai dasar mengarang, menggubah sajak, dan sebagainya. Sedangkan secara etimologis, kata “tema” berasal dari bahasa Yunani yaitu tithenai yang berarti sesuatu yang telah diuraikan. Melihat kedua definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tema ini bersifat umum dan luas karena tema masih berupa dasar cerita yang perlu diuraikan lagi. Tema yang bersifat luas ini dapat dipersempit dengan adanya TopikMenurut KBBI arti kata topik adalah pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan, dan sebagainya; bahan diskusi. Topik berasal dari bahasa Yunani, yaitu topoi yang artinya inti utama dari seluruh isi tulisan yang hendak disampaikan atau lebih dikenal dengan topik pembicaraan. Dari kedua definisi di atas, kita dapat melihat adanya persamaan arti dari topik yaitu pokok pembicaraan atau secara bebas dapat juga kita artikan sebagai permasalahan yang dibahas atau diuraikan. Cakupan topik lebih terbatas dibandingkan tema, namun tidak juga terlalu sempit seperti JudulMenurut KBBI judul adalah nama yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku yang dapat menyiratkan secara pendek isi atau maksud buku atau bab itu. Selain itu judul juga berarti kepala karangan cerita, drama, dan sebagainya atau disebut juga tajuk. Dari pengertian KBBI tersebut, dapat dikatakan bahwa judul merupakan cerminan mengenai suatu permasalahan yang diangkat dalam sebuah tulisan secara cepat. Letaknya berada paling awal sebuah karangan sehingga disebut sebagai kepala karangan. Ciri khas yang membedakan judul dengan tema dan topik adalah fungsinya sebagai penarik minat pembaca. Judul yang baik akan menarik pembaca dan dapat menimbulkan keingintahuan pembaca tentang isi atau permasalahan yang dibahas. Judul memiliki cakupan yang lebih sempit dan spesifik. Di dalam judul juga menyiratkan suatu tema dan memahami lebih lanjut mengenai tema, topik, dan judul, dapat melihat contoh sebagai berikutTema Kebersihan Lingkungan cakupan lebih luas dari topikTopik Kebersihan Sekolah cakupan lebih luas dari judulJudul Membudayakan “Tertib Piket“ untuk Kebersihan Sekolah cakupan sempitPenjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa dari sebuah tema dapat diperinci menjadi beberapa topik, sedangkan dari sebuah topik dapat diperinci menjadi beberapa judul. Contohnya, dari tema Kebersihan Lingkungan, dapat diperinci lagi menjadi Kebersihan Rumah selain Kebersihan Sekolah. Topik Kebersihan Sekolah juga dapat dibuat judul lain seperti “Menumbuhkan Kesadaran Warga Sekolah untuk Hidup Bersih”. Semoga bermanfaat.

apa itu sub judul dan contohnya